Life is good in Bali. Itu dia blog baru saya. Jadi ada tujuh sekarang.
Tadinya blog ini saya niatkan (dan saya laksanakan karena bahkan udah sampe lima postingan) untuk jadi blog tentang ‘panduan konsumen’ gitu. You know… ngomongin hak-hak konsumen, perlindungan konsumen, produk-produk dengan rekayasa genetika… something like YLKI did.
Pasalnya kebetulan saya punya buku-buku terbitan YLKI yang ngebolehin dikutip sebanyak-banyaknya dan disebar seluas-luasnya. Wah, saya pikir, boleh juga ni buat bahan di blog.
Tapi kemudian saya ketemu template ini.Yang keren banget. Nuansanya kayak blogazine gitu, tapi dia bukan blogazine sih. Tapi memungkinkan kita setiap kali klik halamannya, backgroundnya beda-beda. Dan tata letak foto2nya juga unik.
Intinya, blog ini berpotensi jadi keren sekali.
Tapi kemudian saya mulai masukin gambar-gambar mengerikan tentang produk-produk yang nggak layak konsumsi.
Tentang banner-banner perlindungan konsumen.
Postingannya tentang pasal-pasal hak konsumen.
I just… don’t like it. And actually, i feel like a hypocrite.
Gak ada ‘rasa gembira’ gitu tiap buka blog itu. Padahal themenya udah ok. Tapi kayaknya gak match sama content.
Maka setelah lima postingan telanjur rampung, baru deh saya tiba-tiba dapet ilham.
Kenapa gak jadi travel blog aja…?! Kan ok kalo tiap halaman backgroundnya pantai, pegunungan, makanan, dan hal-hal yang memanjakan mata lainnya.
Dan mau travel di mana? Ya Bali-lah. Ini satu-satunya tempat yang saya kuasai, dan yang nggak akan keabisan bahan ataupun gambar.
Voila. Life is good in Bali… ^_^