the untold stories

January 23, 2012 6:38 pm

Rencana ke Istana Terlarang

Ini adalah impian setengah mati kakak saya.

Dia punya nama, tapi sepertinya dia akan ngomel kalo namanya diumbar-umbar di blog. Jadi, karena kakak saya cukup banyak, kita sebut aja dia kakak no.3.

Jadi gara-gara getol nonton film seri China Putri Huan Zhu, kakak saya itu terobsesi sama China, terutama Forbidden City tempat Kaisar dan putri-putrinya tinggal (dulu. Ya iyalah dulu.).

Saya, walopun udah nonton seri pertama dari Putri Huan Zhu Ge Ge itu, dan sebenernya cukup menikmati, seandainya aja nggak kepanjangan gitu —gak abis-abis rasanya— tapi tetep nggak terlalu bersemangat untuk pergi ke China. 

Saya belum pernah ke luar negeri, dan pengen juga sih, kemanapun itu. Tapi negara-negara Asia rasanya akan jadi pilihan terakhir saya. Nggak seperti beberapa temen saya, saya nggak suka komik Jepang, atau pun anime. Nggak doyan makanan Jepang juga. Ataupun China. Nggak tertarik boyband Korea, tapi nonton Full House dan suka banget sih, tapi nggak cukup buat bikin pengen ke Korea. Nggak ada passion di bahasanya juga atau belajar huruf-hurufnya yang Kanji atau apalah itu.

Tapi, kembali ke kakak no. 3 saya itu, dia pengen ngajak saya ke China tahun ini. Kita sebenernya nggak punya uang. Belum. Tapi berdoa dan berencana doang, gak bayar kan ya? Bahkan supaya doanya lebih khusyu’, kakak saya buatin saya passport. (Eh, dia bukan petugas kantor imigrasi lho. Maksudnya, saya yang ngurusin passportnya, dia yang ngasi duitnya).

Dalam hati saya sebenernya pengen ke Prancis. Itu impian sejak dahulu kala abis nonton French Kiss-nya Meg Ryan, yang ada adegan dia naik kereta api ke kebun anggur di Prancis Selatan. Saya pengen kesana. Minum wine-nya. Dan saya bahkan udah ngapalin beberapa kosakata buat ngobrol sama penduduk asli. Saya juga suka dengerin lagu-lagunya, biar cepet familiar sama pronounciation-nya.

Kalo nggak ke Prancis, saya pengen ke Afrika Selatan, Cape Town. Gara-gara baca Agatha Christie yang Pria Bersetelan Coklat. Haduh itu buku romantis banget. Agak beda dari buku-buku lainnya dari ibu jagoan cerita detektif itu.

Atau ke London. Dan ke Istanbul. Trus naik Orient Express… (masih gara-gara Agatha Christie).

Tapi kemungkinan terdekat sekarang adalah saya ke Istana Terlarang. Dan foto-foto bergaya pake baju kayak putri-putrian China. Gara-gara kakak no. 3.

  1. rinazrina posted this